Transformasi Okada Manila oleh UEC Universal Entertainment Corp (UEC) dari Jepang telah memutuskan untuk mengubah taktik bisnis bagi Okada Manila, resort terintegrasi mereka yang berlokasi di Filipina. Setelah menghadapi penurunan pada kuartal kedua, manajemen memutuskan untuk memperluas pengaruh mereka di pasar umum dan meningkatkan permainan online. Harapannya, hal ini dapat mengamankan kinerja finansial Okada Manila di masa depan.
Performa Kuartal Kedua yang Kurang Menggembirakan
Pada laporan finansial kuartal kedua 2026, UEC melaporkan penurunan penjualan bersih Okada Manila sebesar 13%, menjadi JPY30,1 miliar atau sekitar USD191 juta. Penurunan tajam juga dialami EBITDA yang disesuaikan, turun 62,5% menjadi JPY2,74 miliar setara USD17,4 juta, mengakibatkan kerugian operasional sebesar JPY1,37 miliar atau USD8,7 juta.
Penyebab Penurunan Kinerja
Beberapa tantangan di pasar Filipina, seperti konflik kawasan Timur Tengah dan penurunan pendapatan dari klien VIP, turut andil dalam penurunan ini. Walau demikian, kunjungan ke Okada Manila tetap stabil berkat strategi promosi agresif.
Peningkatan Segmen Pasar Massal
UEC berupaya mengurangi ketergantungan pada segmen VIP dengan menargetkan pasar massal berkelas premium. Dengan mendiversifikasi sumber pendapatan, UEC berharap dapat mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi kunjungan dan memperkokoh posisi Okada Manila di Filipina.
Peningkatan Permainan Online
Selain itu, UEC menggarisbawahi inisiatifnya di ranah permainan online melalui peluncuran OKADA PLAY. Bersama operator platform PhilWeb Corporation, UEC berambisi menciptakan pendapatan yang lebih beragam dengan pendekatan omnichannel, yang mengintegrasikan kehadiran fisik dan online.
Pertumbuhan pada Segmen Pachinko dan Pachislot
Di sisi lain, usaha keseluruhan UEC menunjukkan pertumbuhan penjualan bersih sebesar 23,1% menjadi JPY76,6 miliar atau USD485 juta. Segmen pachinko dan pachislot adalah motor penggerak keberhasilan ini, dengan kenaikan penjualan bersih sebesar 69,1% menjadi JPY45,9 miliar atau USD291 juta. EBITDA yang disesuaikan untuk segmen ini naik 148% menjadi JPY15,2 miliar atau USD96,3 juta, sementara laba operasionalnya melonjak 174% menjadi JPY14,2 miliar atau USD90 juta.
Kesimpulan
Dengan berfokus pada pasar massal dan permainan daring, UEC optimis bahwa langkah ini akan mengembalikan dan meningkatkan performa finansial Okada Manila di tengah tantangan pasar saat ini. Pendekatan baru ini tidak hanya diharapkan memperkuat kedudukan Okada Manila di pasar Filipina, tetapi juga mendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan.